MATERI SIMULASI MEMIMPIN SIDANG
(RAPAT KERJA RANTING)
PEMBUKAAN
SIDANG-SIDANG
Pembukaan sidang-sidang
dilakukan oleh ketua ranting sebagai penanggung jawab seluruh proses Rapat
Kerja Ranting (RAKER)
Langkah-langkah :
1.
Ketua
dan Sekretaris (sebagai pencerminan kolegalitas kepengurusan) menduduki meja
persidangan
2.
Pembukaan
sidang-sidang oleh ketua, antara lain :
Bahasa pembukaan :
“Dengan pertolangan Allah dalam
Kristus Yesus, dan disaksikan oleh seluruh potensi organisasi AMGPM yang hadir, maka pada hari ini
(hari…../tanggal…../tahun…..), saya; berdasarkan otoritas yang ada, membuka
secara resmi sidang paripurna, sidang-sidang komisi dan sidang pleno Rapat
Kerja…… Ranting……”
3.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
4.
Setelah
palu diketuk, diserahkan palu tersebut kepada sekretaris untuk melanjutkan
acara sidang
PEMBACAAN,
PENAWARAN PEMBAHASAN & PENGESAHAN PESERTA
Langkah-langkah :
1.
Pembacaan
rancangan nama-nama peserta
Pimpinan
sidang mengambil absen seluruh peserta sidang, dengan memilah status peserta
berdasarkan rancangan nama-nama peserta persidangan yang terlampir dalam materi
dan disesuaikan dengan daftar tanda tangan absen kehadiran.
Yang
pertama dibaca adalah nama-nama peserta biasa, dimulai dari pengurus ranting,
kemudian anggota ranting.
Sesudah
itu, nama-nama peserta luar biasa, yang dimulai dari :
Konsultan (Pengurus Cabang dan
Pembina Ranting)
Undangan (orang-orang yang
mewakili unsure Pembina Fungsional,
seperti Majelis Jemaat, Lurah, Polsek, atau unsur Mupides, serta pihak-pihak
lain yang diundang dengan tujuan konsultatif)
Peninjau (mereka yang diundang
baik selaku pribadi maupun mewakili lembaga-lembaga tertentu yang sama tinggi
strata organisasinya dengan ranting, untuk tujuan meninjau dan belajar atau
studi banding)
2.
Penawaran
rancangan nama-nama peserta
Yang
ditawarkan kepada forum untuk dibahas adalah nama-nama peserta yang telah
diabsensi, dinyatakan hadir.
Bahasa
Penawaran :
“Peserta
yang hadir berjumlah…. Orang! Terdiri dari…. Peserta biasa, dan…. Peserta luar
biasa! Berdasarkan acuan dan keadaaan jumlah peserta biasa selaku penentu dalam
seluruh proses pengambilan keputusan, kami menawarkan penetapan peserta Raker
berjumlah…. Orang dengan catatan bahwa baik peserta biasa maupun peserta luar
biasa yang baru akan muncul. Setelah adanya penetapan surat keputusan, juga
diberikan hak sesuai statusnya masing-masing. Apakah forum setuju?”
Jika forum setuju :
1.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
2.
Pembacaan
nomor Surat Keputusan
01/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.01-XI/2011
tentang : Penetapan nama-nama peserta Rapat Kerja XI Ranting 3 tahun 2011
3.
Palu
persidangan diserahkan kepada pimpinan sidang yang lain
Jika forum belum
setuju :
Beri kesempatan
kepada yang belum setuju untuk mengemukakan pendapatnya.
Jika yang
mengemukakan pendapat lebih dari 1 orang, dan pikiran mereka kontradiktif, cara
mengatasinya adalah :
1.
Minta
dua pikiran solusi dari unsur peserta biasa dari unsur konsultan
Bahasa penawaran :
“karena ada pikiran berkembang
dan konstruktif, tetapi masih kontradiktif, padahal tujuannya baik, maka:
Pimpinan sidang meminta dua
pikiran solusi, satu dari untsur peserta biasa dan satu dari unsure konsultan.
Untuk pikiran yang akan disampaikan, kami minta kedewasaan forum untuk tidak
menginterupsinya, karena solusi ini akan kami tawarkan kepada forum untuk
disetujui”
2.
Setelah
pikiaran solusi disampaikan, pimpinan sidang meramu/merangkum pikiran tadi dan
menawarkan kepada forum untuk disetujui
Bahasa penawaran :
“mempertimbangkan semua
percakapan yang disampaikan, maka pikiran dari (…..yang mewakili konsultan)
kami tawarkan sebagai jalan pemecahannya. Apakah saudara-saudari setuju?”
Jika forum setuju :
1.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
2.
Pembacaan
nomor surat keputusan
01/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Penetapan nama-nama peserta Rapat Kerja XI Ranting 3 Tahun 2011
3.
Palu
persidangan diserakan kepada pimpinan sidang yang lain
PEMBACAAN
& PENGESAHAN TATA TERTIB
Sebelum Tata Tertib
dibacakan, Pimpinan Sidang harus menyampaikan deskripsi (penjelasan) pengantar
agar peserta dapat memahami tujuan penggunaan, substansi dan hal-hal strategis
lain yang terkandung dalam tata tertib
(Jika Tata Tertib
yang digunakan adalah Tata tertib baku yang telah ditetapkan dalam Kongres atau
MPP maka bagian ini tidak perlu dibahas, namun langsung disahkan menjadi Tata
Tertib Rapat Kerja Ranting)
Bahasa
Pengantar :
“KarenaTata
Tertib yang dipergunakan merupakan tata tertib baku, yang telah ditetapkan dalam
MPP di Dobo tahun 2011, maka kami akan membaca tata tertib ini untuk ketahuan
forum sebagai pedoman kegiatan Raker disaat ini”
Dilanjutkan dengan
pembahasan acara, tanpa surat keputusan tentang Tatib karena merupakan tatib
baku yang telah disahkan MPP dalam bentuk peraturan organisasi (PO) 6
PEMBACAAN,
PENAWARAN, PEMBAHASAN & PENGESAHAN ACARA
Pada bagian ini,
biasanya konsistensi kegiatan terhadap waktu selalu berubah. Karena itu
Pimpinan Sidang sebaiknya meminta pertimbangan dari forum tentang kemungkinan adanya pergeseran waktu.
Bahasa
penawarannya :
“Karena
terjadi pergeseran waktu dari rancangan jadwal acara yang disusun dalam materi,
maka : kami tawarkan agar alokasi bobot dan jarak waktu serta seluruh mata
acara kita dipertahankan dan disesuaikan dengan konteks waktu yang sedang kita
lalui.
Apakah
saudara saudari setuju ?
Jika forum setuju :
1.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
2.
Pembacaan
nomor surat keputusan
02/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Jadwal Acara Rapat Kerja XI Ranting 3 Tahun 2011
3.
Palu
persidangan diserahkan kepada pimpinan sidang yang lain
Jika ada yang belum
setuju :
1.
Bagi
yang belum setuju, jangan langsung diberi kesempatan untuk berbicara. Harus
didata terlebih dahulu, baru diberi kesempatan berbicara. (lama bicara disesuaikan
dengan keputusan Tata Tertib)
2.
Pikiran
para penanya disampaikan kepada forum satu demi satu untuk disetujui
Jika
setuju : Ketuk palu sidang 1x
Jika
belum setuju : Ulangi langkah yang sama.
3.
Jika
palu 1x telah dilakukan sebagai tanda sepakat (putusan sela), maka dilanjutkan
dengan pembahasan jadwal acara secara keseluruhan. Dan jika forum setuju, maka
palu diketuk 3x disertai pembacaan Surat Keputusan
PENYAMPAIAN
& PEMBAHASAN LAP. EVALUASI PROGRAM, KEBIJAKAN DAN ANGGARAN
A. Penyampaian
Teknis penyampaian
dapat dilakukan dengan dua cara, tergantung dari keinginan pengurus, dan ini
tidak perlu dibahas oleh forum.
Cara 1 : Ketua
membaca secara keseluruhan
Cara 2 : Ketua
hanya menyampaikan pengantar (sebagai bagian dari garis-garis besar pertanggungjawaban
organisasi), sekretaris membaca laporan evaluasi (dalam status sebagai
penanggungjawab dan kepala urusan rumah tangga program), bendahara membaca
realisasi batang Tubuh Anggaran (wewenang)
B. Pembahasan
Setelah pengurus
selesai membacakan laporan, maka :
Pimpinan Sidang
menawarkan hasil yang dibacakan kepada forum untuk disetujui.
Bahasa
penawarannya :
“Forum
telah mendengar penyampaian laporan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran
yang disampaikan oleh pengurus ranting, apakah forum menerima laporan
tersebut?”
Jika forum setuju :
1.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
2.
Pembacaan
Surat Keputusan nomor :
03/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Pengesahan Evaluasi Program dan Anggaran Pendapatan Belanja Ranting 3
Tahun 2011
3.
Pengurus
Ranting dipersilahkan duduk
4.
Palu
persidangan diserahkan kepada pimpinan sidang yang lain
Jika ada yang belum
setuju :
1.
Daftar
nama-nama penanya
2.
Babak
pertanyaan pertama dinyatakan dibuka oleh Pimpinan Sidang dengan mengetuk palu
1x
3.
Persilahkan
penanya untuk mengajukan pertanyaan sesuai dengan konteks laporan yang telah
disampaikan oleh Pengurus Ranting, secara berurutan dengan menegaskan waktu
yang disediakan untuk setiap orang menyampaikan pertanyaan.
Catatan: Pada bagian ini, pimpinan
sidang juga harus mencatat setiap pertanyaan yang dikemukakan oleh penanya.
Tujuannya untuk membantu mengarahkan atau mengingatkan pertanyaan-pertanyaan
yang telah dikemukakan kepada pengurus untuk dijawab, bila terlupa atau kurang
dimengerti. Cara ini sesungguhnya merupakan fungsi dari pimpinan sidang, yakni
mengelola lalulintas percakapan forum.
4.
Setelah
seluruh penanya selesai menyampaikan pertanyaan, persilahkan pengurus untuk
menjawab.
5.
Setelah
pengurus selesai menjawab, tanyakan kepada semua penanya satu demi satu tentang
rasa puasnya atas jawaban yang disampaikan.
Jika penanya merasa
puas :
Tawarkan seluruh
hasil evaluasi dan pembobotan yang disampaikan untuk disetujui oleh forum.
Jika forum setuju :
1.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
2.
Pembacaan
nomor Surat Keputusan
03/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Pengesahan Evaluasi Program dan Anggaran Pendapatan Belanja Ranting 3
Tahun 2011
3.
Pengurus
Ranting dipersilahkan duduk
4.
Palu
persidangan diserahkan kepada pimpinan sidang yang lain
Jika ada yang belum
setuju :
1.
Babak
kedua resmi dibuka, namun hanya kepada mereka yang bertanya di babak pertama
namun belum puas (disertakan ketukan palu sidang 1x)
2.
Pada
babak kedua pimpinan sidang dapat menyarankan kepada penanya yang belum puas
untuk memberikan usulan atau solusi bagi penyelesaian masalah
3.
Setelah
seluruh penanya menyampaikan usul saran ataupun solusi, pimpinan sidang kembali
menawarkan seluruh hasil evaluasi dan pembobotan/usul saran yang berkembang,
untuk disetujui oleh forum.
PENYAMPAIAN
PENGANTAR NOTA KEUANGAN DAN RAPB
Untuk sesi ini,
pimpinan sidang mengundang Ketua Ranting untuk maju dan membaca pengantar nota
keuangan dan RAPB. (Pengantar nota ini tidak dibahas).
PENGANTAR
PEMBAGIAN KOMISI-KOMISI KERJA
Langkah-langkah :
1.
Pimpinan
Sidang membagi peserta ke dalam komisi-komisi yang jumlahnya disesuaikan dengan
kebutuhan.
Nama-nama
anggota komisi diambil dari hasil keputusan Nomor :
04/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Penetapan Nama-Nama Peserta Rapat Kerja XI Ranting 3 TAHUN 2011.
2.
Pengurus-pengurus
bidang dimasukan kedalam komisi yang membahas rancangan program bidangnya.
Fungsi pengurus bidang adalah pendamping untuk menjelaskan filosofi atau alas
an penentuan rancangan program.
3.
Nama-nama
anggota komisi dibacakan untuk diketahui.
4.
Tanyakan
kepada forum,jika masih ada peserta yang belum terakomodir dalam komisi.
5.
Tawarkan
nama-nama anggota komisi untuk ditetapkan dengan surat keputusan nomor:
04/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Penetapan Nama-Nama Peserta Rapat Kerja XI Ranting 3 TAHUN 2011
6.
Tentukan
tempat dan lokasi kerja komisi.
7.
Skorsing
waktu untuk kerja komisi (lamanya waktu kerja komisi sesuai alokasi waktu yang
ditetapkan dalam jadwal acara).
KERJA-KERJA
KOMISI
Untuk kerja komisi:
1.
Penentuan
ketua atau sekretaris komisi (Lihat rujukan atau instruksi pada Tata Tertib)
2.
3.
Pembahasan
Rancangan Program yang dipandu oleh ketua komisi.
4.
Hasil-hasil
perubahan dicatat oleh sekretaris komisi.
(jika ada hal-hal
yang perlu penjelasan berkaitan dengan substansi rancangan program , maka
pengurus bidang selaku pendamping harus
menjelaskan)
PLENO
HASIL HASIL KERJA KOMISI
Langkah-langkahnya:
1.
Pimpinan
sidang mencabut skorsing waktu yang dilakukan untuk kerja komisi.
2.
Memeriksa
kehadiran komisi dan anggota-anggota komisi
3.
Jika
seluruh komisi telah ada dalam ruang sidang, pimpinan sidang segera mengundang
komisi-komisi secara berurutan untuk melaporkan hasil kerjanya
Mengundang pengurus bidang yang
mendampingi komisi untuk menduduki meja pimpinan sidang sebagai pimpinan sidang
Pimpinan
sidang mengundang ketua dan sekertaris komisi untuk melaporkan hasil-hasil
kerja komisi
4.
Jika
ketua dan sekretaris komisi telah selesai membacakan laporan kerja, maka
pimpinan sidang menawarkan hasil kerja komisi tersebut kepada forum untuk
disetujui
Bahasa
penawarannya :
Hasil
kerja komisi….. telah kita dengar bersama, dan untuk menerima hasil kerja yang
telah disampaikan tadi, apakah forum setuju?
Jika forum setuju :
1.
Palu
sidang diketuk –tegas- 3x
2.
Ketua
dan sekertaris komisi dipersilahkan untuk kembali ke tempat
3.
Palu
sidang diberikan kepada pimpinan sidang yang lain (dengan cara mengundang
pengurus bidang lainnya untuk mengganti pimpinan sidang)
Jika forum belum
setuju :
1.
Daftar
nama-nama penanya menurut komisi masing-masing
2.
Setelah
dicatat, nama-nama tersebut dibaca ulang untuk konfirmasi
3.
Babak
pertama pertanyaan dinyatakan dibuka oleh pimpinan sidang dengan mengetuk palu
1x
4.
Persilahkan
penanya untuk bertanya secara berurutan
Catatan : Pada bagian ini
pimpinan sidang juga harus mencatat setiap pertanyaan yang dikemukakan oleh
penanya. Tujuannya untuk membantu mengarahkan atau mengingatkan
pertanyaan-pertanyaan yang telah dikemukakan kepada pengurus untuk dijawab,
bila terlupa atau kurang dimengerti. Cara ini sesungguhnya merupakan fungsi
dari pimpinan sidang, yakni mengelola lalulintas percakapan forum.
5.
Setelah
seluruh penanya selesai bertanya, persilahkan komisi untuk menjawab
6.
Setelah
komisi selesai menjawab, Tanya masing-masing penanya satu demi satu tentang
rasa puasnya terhadap jawaban yang dikemukakan.
Jika penanya puas,
maka :
Keseluruhan hasil
kerja komisi ditawarkan oleh pimpinan sidang untuk disetujui
Jika penanya belum
puas, maka :
Babak kedua resmi
di buka, namun hanya kepada mereka yang bertanya pada babak pertama namun belum
puas
Jika penanya telah
selesai mengemukakan pertanyaan dibabak kedua (pimpinan sidang mengarahkan
untuk penanya supaya menyertakan pikiran solusi), maka persilahkan komisi untuk
menjawab.
Catatan
: usahakan sedapat mungkin untuk tidak terjadi pembukaan babak ketiga. Karena
itu jika penanya masih belum puas, minta penanya untuk memberikan jalan keluar
secara tertulis dan akan dilampirkan bersama hasil keputusan kerja komisi yang
sedang dibahas.
Jika seluruh komisi
telah bselesai membahas hasil kerjanya dan telah diterima oleh forum, maka
pimpinan sidang menawarkan secara keseluruhan hasil-hasil kerja komisi (dari
komisi 1 dan seterusnya) untuk ditetapkan dengan surat keputusan nomor :
05/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
tentang : Penetapan Hasil-Hasil Kerja Komisi Rapat Kerja XI Ranting 3 Tahun
2011
PENUTUPAN
SIDANG-SIDANG
Langkah-langkah :
1.
Pimpinan
sidang mengundang sekretaris persidangan (sekretaris ranting) untuk membaca
hasil-hasil keputusan yang dihasilkan selama RAKER berlangsung.
Bahasa mengundangnya :
“sebelum sidang-sidang dalam
Rapat Kerja Ranting ini ditutup secara resmi, kami mengundang saudara
sekretaris persidangan untuk membaca seluruh keputusan dan rekomendasi yang
dihasilkan dalam persidangan ini kepada forum yang terhormat”
2.
Sekretaris
Persidangan maju dan membaca :
Bahasanya :
“dengan
tuntunan kuasa Yesus Kristus, Kepala Gereja dan Angkatan Muda Gereja Protestan
Maluku, maka Rapat Kerja …. Menghasilkan….. buah keputusan, yakni :
01/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
ttg : Nama-nama Peserta Raker
02/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
ttg : Jadwal Acara Raker
03/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
ttg : Lap. Evaluasi Prog. dan APBR
04/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
ttg : Nama-Nama Anggota Komisi
05/KPTS/PD.14-PC.08/RKR.03-XI/2011
ttg : Hasil Kerja Komisi Raker
Dan……..
Rekomendasi yang antara lain” (jika ada)
3.
Sekretaris
Persidangan kembali ketempat duduk
4.
Pimpinan
sidang menutup sidang-sidang
Bahasanya :
“Berdasarkan seluruh hasil
keputusan dan rekomendasi yang telah dibacakan oleh Sekretaris Persidangan,
yang sama-sama kita bahas selama kurang lebih …. Jam, maka : Dengan pertolongan
Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menutup secara resmi Sidang Paripurna,
Sidang-sidang Komisi dan Sidang Pleno dalam Rapat Kerja Ranting…. Disaat ini”
5.
Palu
sidang diketuk 3 x (tanda seluruh sidang ditutup)
“Belajarlah Menjadi Pemimpin
Pelayan Yang Membelajarkan Dengan Melayani”
Gardatedu 🙏
BalasHapusGardatedu 😇😇
BalasHapus